April 6, 2019

7 Hal yang Sudah Diketahui Tentang Wuling Cortez Turbo

7 Hal yang Sudah Diketahui Tentang Wuling Cortez Turbo

KENDARA.ID - Sudah selang 1 tahun 3 bulan sejak peluncuran perdana Wuling Cortez di Indonesia, dan tak butuh lama buat Wuling untuk melakukan improvement yang besar untuk Cortez. Ubahan utamanya, sesuai dari namanya tentu adalah penggunaan mesin 1.5 turbo dari Wuling Almaz untuk menggantikan mesin 1.8 yang sudah tergolong uzur.

Selain itu, apabila anda selesai membaca 7 fakta perkiraan dibawah ini, akan terlihat bahwa Cortez Turbo bukan merupakan tipe baru, tapi lebih ke facelift atau minor change atau mungkin improvement dari Cortez yang lama. Kok bisa? Simak 7 hal yang sudah diketahui atau bocor mengenai Wuling Cortez Turbo.

1. Mesin dan transmisi

Mesin yang digunakan adalah mesin yang sama dengan Wuling Almaz, 1.451 cc bertenaga 140 hp dan torsi 250 Nm berkode LL5I4-T dengan pilihan transmisi CVT 8-speed simulated dengan mode manual atau transmisi manual 6-speed. Mesin ini akan menggantikan unit mesin 1.798 cc berkode LJ479QNE2 yang hanya bertenaga 129 hp dan torsi 174 Nm yang sudah tergolong uzur, dan transmisi CVT tersebut akan menggantikan transmisi i-AMT 5-speed buatan Aisin.

Wuling Cortez CVT

Hal ini patut diapresiasi karena mayoritas orang Indonesia kurang menyukai transmisi AMT. Perpaduan mesin 1.5 turbo dengan transmisi CVT tersebut diharapkan akan membuat performa Cortez lebih baik saat berakselerasi dan juga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

2. Eksterior

Diketahui, ubahan eksterior cukup minim. Apabila diperhatikan lagi, ubahan paling dominan ada pada gril depan yang didesain ulang dengan logo Wuling yang lebih kecil. Sepertinya ubahan ini merupakan respons Wuling terhadap konsumen yang merasa logo Wuling di Cortez terlalu besar. Sayangnya, masukan konsumen soal logo yang sebaiknya berwarna chrome atau hitam tidak digubris, mungkin logo merah memang corporate identity Wuling yang tidak bisa diganggu gugat.

Selain itu, ubahan lain yaitu adanya kamera di bawah logo Wuling serta di bawah kedua sisi spion untuk fitur kamera 360 seperti Wuling Almaz. Warna baru yang tersedia adalah Dazzling Silver (abu-abu muda) seperti pada gambar (credits to Xinhuanet.com). Bisa jadi ada Cortez warna merah juga, namun hal ini belum terkonfirmasi.

3. Interior

Interior dual tone coklat dan beige yang ada di Cortez lama akan digantikan oleh interior bernuansa dual tone hitam dan abu-abu di Cortez Turbo. Sementara itu, warna joknya adalah perpaduan dual-tone antara beige muda dan hitam. Penggantian warna ini cukup signifikan untuk membuat interiornya terasa lebih mahal dan berkelas, karena warna yang lama membuatnya terlihat agak murahan meskipun material yang digunakan cukup baik.

Cortez Turbo tipe C


4. Fitur

Diluar fitur yang sudah ada di Cortez yang beredar saat ini, yang sudah kami ketahui Cortez Turbo akan mendapatkan fitur-fitur baru seperti kamera 360 yang didukung oleh adanya 4 kamera di sekitar mobil, keyless entry, engine start/stop button, dan audio berlabel Infinity. Ketiga fitur tersebut sudah kita lihat sebelumnya di Wuling Almaz dan dari bocoran yang sudah ada, telah terkonfirmasi setidaknya fitur-fitur tersebut akan hadir di Cortez Turbo tipe C dan L.

5. Varian

Menurut data NJKB di web Samsat DKI, tipe Cortez Turbo ada empat yakni S MT, C MT, C CVT dan L CVT, belum termasuk tipe-tipe Lux yang tidak dicantumkan di Samsat, yang mana bedanya adalah captain seat. Dibandingkan tipe yang sekarang yaitu 1.5 S MT, 1.5 C MT, 1.8 C MT, 1.8 C AMT, 1.8 L MT dan 1.8 L AMT, dapat dilihat tipe yang benar-benar hilang adalah L manual. Sebetulnya bahasan kami ini ada hubungannya juga dengan poin 6, yaitu...

6. Cortez 1.8 dihentikan produksinya

Dengan adanya Cortez 1.5 Turbo, Cortez 1.8 sudah dihentikan produksinya sejak awal tahun. Sementara itu, produksi Cortez Turbo juga sudah dimulai, walaupun kurang jelas di mulai namun setidaknya foto Cortez Turbo yang bocor di pabrik tadi tertanggal 14 Maret. Sehingga, Cortez Turbo adalah minor change atau improvement, bukan tambahan varian. Jadi, ucapkan sayonara terhadap mesin LJ4 dan transmisi i-AMT. Namun, yang belum kami ketahui adalah nasib Cortez 1.5 non-turbo, apakah ikutan disuntik mati atau tetap ditawarkan sebagai alternatif dari Confero.

Apabila kami disuruh menebak, kami akan bilang Cortez 1.5 non-turbo juga akan dikampak, karena yang pertama tipe 1.5 S akan ada varian turbonya, yang mana seakan ingin menggantikan 1.5 S non-turbo. Kedua, Cortez 1.5 sungguh pelan. 0-100 km/jam harus ditempuh dalam waktu diatas 19 detik, dalam waktu selama itu mungkin anda sekalian sambil bikin kopi saja. Wajar, ia menggunakan mesin L2B yang dirancang Daewoo, persis dengan kepunyaan Chevrolet Spin.

7. Perkiraan Harga

Harga Cortez Turbo diperkirakan hanya akan lebih mahal Rp 5-15 juta dari tipe 1.8 yang lama, dan sangat bergantung pada kebijakan Wuling dalam menentukan harga jual apabila dibandingkan dengan nilai jual. Keuntungan mesin 1.5 turbo daripada 1.8 secara pricing adalah pajak mesin 1.5 yang lebih rendah dari pajak 1.8 sehingga akan membantu menekan besaran kenaikan harga walaupun mesinnya lebih advanced dan fiturnya juga bertambah.

Dari perhitungan kasar yang kami lakukan, selain menilik dari nilai jual (NJKB) kami juga memperhatikan selisih harga dari transmisi manual ke otomatis, selisih harga per varian di Cortez lama, menilik fitur tambahan yang diberikan maupun juga melakukan sedikit perbandingan dengan Wuling Almaz. Kami memperkirakan harga Cortez Turbo tipe 1.5T S MT ada di kisaran Rp 200-215 jutaan, 1.5T C MT sekitar Rp 225-230 jutaan, 1.5T C CVT lebih mahal Rp 10 jutaan dari yang manual, serta 1.5T L CVT berada di angka Rp 270-280 jutaan.

Itulah 7 hal yang sudah bocor tentang Wuling Cortez Turbo, dan informasi terakhir yang akan kami sampaikan adalah tanggal rilisnya. Infonya, Cortez Turbo akan mengaspal di IIMS 2019 tanggal 25 April mendatang. Jadi pastikan anda tidak terlewat infonya, pantau terus Instagram kami @ber.kendara untuk informasi instan.