October 13, 2019

Mari Berkendara: Mazda3 Skyactiv

Mari Berkendara: Mazda3 Skyactiv
Hatchback berukuran sedang dari Mazda ini memiliki hampir segalanya; desain yang atraktif, fitur berlimpah, pengendaraan yang mantap, dan menariknya, cukup ramah bagi dompet Anda.

Mazda meluncurkan generasi terbaru Mazda3 pada gelaran GIIAS 2019 lalu (dapat dilihat di sini) dengan desain baru, peningkatan di berbagai aspek, dan mesin Skyactiv-G berkapasitas 2.0 liter yang dibawa dari Mazda3 generasi sebelumnya.

  • EKSTERIOR DAN INTERIOR

Mazda3 terbaru ini memiliki rancangan yang atraktif, rapi, dan bersih. Penempatan spion yang agak mundur dan pilar A yang berukuran relatif tipis membantu meminimalisasi blind spot di depan. Kesan desain rapi dan bersih dipertegas dengan penempatan washer wiper yang tersembunyi dan ketiadaan antena radio; alih-alih, "antena" radio Mazda3 ini terintegrasi dengan kaca belakang dan defogger. Adapun penempatan washer wiper yang tersembunyi juga memiliki fungsi lain selain fungsi estetis, yaitu untuk meminimalkan cipratan air dan meminimalisasi timbulnya jamur kaca.

Tampak depan Mazda3 Skyactiv terbaru

Untuk bagian entertaiment, mobil ini sudah dilengkapi dengan Mazda Connect versi terbaru. Mengenai suara, perlengkapan audio standar Mazda3 yang dilengkapi 8 buah pengeras suara sudah memiliki kualitas yang cukup baik. Adapun satu hal yang agak disayangkan dari Mazda3 terbaru ini adalah pasar Indonesia tidak mendapatkan audio Bose dengan 12 pengeras suara yang merupakan asesoris opsional di pasar mancanegara.

  • BERKENDARA

Kesan pertama yang didapat ketika reviewer kami mengulas Mazda3 terbaru ini adalah kekedapan dalam kabin. Suara dari luar mobil hanya sayup-sayup terdengar, kecuali suara ban yang agak sedikit lebih terdengar karena penggunaan ban berdiameter besar dan karakteristik aspal Indonesia yang cenderung kasar. Visibilitas/daya pandang mobil ini untuk bagian depan cukup baik karena penempatan kaca spion depan yang meminimalkan titik buta/blind spot dan pilar A yang tipis, namun untuk visibilitas belakang mungkin akan dirasa kurang bagi sebagian orang yang utamanya disebabkan oleh proporsi pilar C yang tebal.

Mazda3 terbaru ini memiliki karakteristik suspensi yang cukup nyaman walau cenderung kaku, yang membuat mobil ini memiliki body roll yang minim, yang merupakan karakteristik dari Skyactiv-Body yang lumayan kaku. Pengendalian mobil ini didukung pula oleh penggunaan ban Bridgestone Turanza T005A dan teknologi torque vectoring bertajuk G-Vectoring. Beralih ke setir, Mazda3 terbaru ini memiliki umpan balik setir (steering feedback) yang cukup baik; ia cukup ringan untuk kondisi berkendara dalam kota, namun cukup mantap untuk kondisi berkendara yang lebih agresif.

Bila kita bicara mesin, mesin Mazda3 terbaru ini mengalami sedikit penurunan performa, yang mana tenaga dan torsinya masing-masing berkurang 10 daya kuda dan 10 Nm, namun hal itu bukan tanpa alasan: Mazda3 terbaru ini dirancang untuk mampu menenggak bensin dengan nilai oktan paling rendah RON 90. Namun, dalam situasi dunia nyata, hal ini tidak begitu berpengaruh; respon gas mobil ini cukup sigap dan transmisi otomatis Skyactiv-Drive bawaan mobil ini mampu memberikan respon yang baik untuk berbagai situasi berkendara. Mengenai konsumsi bahan bakar, kami mencatat angka 12-13 km/liter untuk dalam kota dan hingga 18 km/liter untuk rute tol.

Lampu belakang berdesain 3D

Mazda3 generasi terbaru ini merupakan Mazda pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan fitur i-Activsense lengkap, kali ini dengan penambahan cruise control adaptif yang dinamakan MRCC (Mazda Radar Cruise Control). Secara umum, sistem ini sudah cukup baik, walau pengaturan jaraknya masih agak kurang; dalam pengaturan terdekatnya, kadang jarak antar kendaraan masih terhitung jauh. Kami berpandangan bahwa Mazda sudah sangat memperhatikan aspek keselamatan pada mobil ini dengan adanya fitur keselamatan lengkap. Tidak hanya itu, Mazda3 terbaru juga dilengkapi dengan heads-up display yang diproyeksikan langsung ke kaca yang dapat menampilkan informasi kecepatan, navigasi, dan indikator fitur-fitur keselamatan.

  • KESIMPULAN

Hatchback berukuran sedang dari Mazda ini memiliki hampir segalanya; desain yang atraktif, fitur berlimpah, pengendaraan yang mantap, dan menariknya, cukup ramah bagi dompet Anda karena konsumsi bahan bakarnya yang efisien dan kemampuannya untuk menenggak bensin yang tidak beroktan tinggi. Hal-hal tersebut tentunya dapat menjustifikasi uang sebesar 497 juta rupiah (per Oktober 2019) yang harus Anda keluarkan untuk mobil ini.

KELEBIHAN:

  • Desain eksterior futuristis
  • Interior mewah dan berkualitas
  • Kekedapan sangat baik
  • Fitur dan active safety lengkap
  • Efisiensi bahan bakar yang baik

KEKURANGAN:

  • Pengaturan jarak pada cruise control masih agak terlalu jauh bahkan pada pengaturan terdekatnya
  • Visibilitas belakang kurang baik
  • Suara bass pada audio agak kurang