December 18, 2018

Rencana Wuling di 2019: Wuling Almaz SUV, Cortez Turbo, Confero CVT!

Rencana Wuling di 2019: Wuling Almaz SUV, Cortez Turbo, Confero CVT!

**KENDARA.ID – **Wuling Indonesia menyimpan rencana besar untuk tahun 2019. Tak tanggung-tanggung, ada tiga produk yang ingin mereka perkenalkan. Memang, hanya satu produk yang benar-benar baru, tapi dua lainnya tak kalah memikat. Tiga produk tersebut adalah Wuling SUV, Cortez dengan mesin 1.5 Turbo dan Confero bertransmisi otomatis CVT.

Di China sana, Wuling SUV memang dinamakan Baojun 530. Namanya kelak di Indonesia masih misteri sampai suatu saat mobil tersebut muncul di website Samsat DKI Jakarta. Disana tertulis, Almaz 1.5 L T Lux CVT 4×2. Mobil tersebut merunut dari spesifikasinya sudah hampir pasti merupakan Baojun 530 atau Wuling SUV. Soalnya, Wuling SUV di Indonesia memang sudah dipastikan akan bermesin 1.5 Turbo dengan CVT. Nah, menurut riset kami ke Google diketahui bahwa Almaz merupakan nama bahasa Arab, artinya berlian atau cemerlang.

Wuling Almaz ini sudah berkali-kali pula terciduk dites di jalan, dengan kamuflase. Namun, baru-baru ini juga Almaz ditemukan tanpa kamuflase alias telanjang, kemungkinan buat syuting iklan. Ruang mesinnya juga sempat tertangkap kamera, dan ternyata unitnya sama dengan Wuling SUV yang dipamerkan di GIIAS 2018 dan sesuai konfirmasi pihak Wuling Indonesia. Yaitu, 1.451 cc turbo bertenaga 150 hp. Di China sana, selain CVT Almaz memang ditawarkan dengan transmisi DCT. Yang masuk Indonesia dipastikan CVT.

Soal kelas, ia berdimensi panjang 4.655 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 1.760 mm. Menariknya, ia lebih panjang dan tinggi dari Honda CR-V yang berdimensi panjang 4.584 mm, lebar 1.855 mm serta tinggi 1.679 mm. Dari situ, sudah bisa disimpulkan Wuling Almaz akan bermain di kelas yang sama seperti CR-V, CX-5, X-Trail, Koleos, Tiguan, dan lain-lain. Nah, kalau begitu harganya akan masuk segmen mana?

Di Samsat sudah tertera harga nilai jual, yang mana cukup berbeda jauh dari harga aslinya. Kami pun melakukan perhitungan, dengan patokan harga Cortez 1.5 C karena mesinnya 1.5, bukan 1.8 yang hitungan pajaknya sudah berbeda dan merupakan Wuling 1.5 termahal saat ini. Nilai jualnya Rp 113 juta, harga jualnya Rp 203,8 juta. Apabila dibagi didapatkan angka 1,8 sebagai pembanding. Kalikan nilai jual Almaz dengan 1,8, itulah kemungkinan harga jualnya.

Dari perhitungan tadi, kami mendapat angka Rp 366,1 juta sebagai estimasi harga Wuling Almaz. Bisa juga dengan pembanding Confero 1.5 STD, dapat harga Rp 337 juta. Dengan pembanding Confero S tipe tertinggi, dapat angka Rp 299,9 juta. Apabila harga yang ditawarkan harga yang pertama, mungkin untuk sebuah mobil China angka ini cukup tinggi, apalagi dengan pembanding DFSK Glory 580, rival senegaranya yang dengan mesin 1.5 Turbo dan dimensi mirip hanya sampai angka Rp 308 juta untuk tipe tertingginya. Kami harap sih, estimasi yang jadi kenyataan yang terakhir, Rp 299,9 juta, harganya kelak bisa mendekati DFSK supaya lebih bersaing.

Di data Samsat ini, kami juga menemukan harta karun lainnya. Yaitu, Cortez 1.5 Turbo dengan transmisi manual 6 speed dan otomatis. Kemunculannya masuk akal, karena mesin turbonya sama dengan mesinnya Almaz. Memang, belum lama ini Wuling Cortez atau di China namanya Baojun 730 mendapatkan facelift kecil atau bisa kami bilang improvement. Ada teknologi mild hybrid, warna trim interior baru, aksen floating roof dan sebagainya. Bisa jadi ubahan tersebut bisa sekalian diimplementasikan di Cortez Turbo.

Cortez Turbo ini benefitnya cukup oke dibanding kedua varian yang sudah ada, 1.5 biasa dan 1.8. Pertama, pajaknya lebih rendah dari 1.8. Kedua, lebih kencang dari kedua mesin tersebut. Mungkin sudah jadi rahasia umum, bahwa Cortez 1.5 naturally aspirated alias tanpa turbo lemotnya luar biasa. Akselerasi 0-100 km/jam dapat diraih dalam waktu 19 detik. Wajar, bodi gambot dipadukan dengan mesin bertenaga 107 hp bukan ide bagus. Performanya dengan mesin 1.8 juga dapat dikatakan tidak mengesankan, dengan tenaga 137 hp. Dengan mesin 1.451 cc turbo bertenaga 150 hp, diyakini Cortez akan lebih mantap untuk digas. Menilik dari Almaz, Cortez Turbo juga kemungkinan menggunakan transmisi CVT.

Cortez Turbo sendiri dikabarkan di Indonesia akan dibekali fitur tambahan yakni kamera 360 derajat dengan estimasi harga Rp 290 jutaan. Hal ini cukup senada dengan temuan kami di Samsat, dimana Cortez 1.5 C T (turbo) manual nilai jualnya Rp 153 juta, 1.5 C turbo CVT Rp 161 juta dan 1.5 L turbo CVT Rp 182 juta. Apabila dikalkulasi dengan perhitungan yang sama dengan Almaz tadi, masing-masing akan dijual seharga Rp 275,9 juta, Rp 290,3 juta dan Rp 328,2 juta. Lagi-lagi, ini masih estimasi jadi ada kemungkinan harga perkiraan kami ini terlalu tinggi dari aslinya.

Satu lagi, Wuling juga akan menelurkan Confero bertransmisi otomatis. Isunya, Confero matik ini akan mengadopsi CVT bukan i-AMT seperti Cortez (syukurlah). Namun, rumornya hanya sebatas mengonfirmasi keberadaannya kelak. Belum ada informasi lainnya seperti harga ataupun improvement lain yang akan diterima Confero. Apalagi, di China sana Confero (atau nama disana Hongguang S1) belum menerima transmisi otomatis, artinya sama-sama masih rencana. Berita ini patut disyukuri, karena komplain utama terhadap Confero adalah ketiadaan transmisi otomatis. Wuling pun diawal peluncurkan Confero seolah membantah akan adanya Confero matik sehingga awalnya kami pesimis.

Isunya, Wuling Almaz dan Cortez Turbo akan diluncurkan di Indonesia bulan April 2019. Almaz yang akan muncul saat itu hanya akan berkapasitas 5 penumpang, tapi kelak akan ada juga versi 7-seater. Sebagai informasi, di India isu yang sama juga muncul. Wuling Almaz di India sendiri kelak akan diberi nama MG Gloster dan versi 7-seater dikatakan akan menyusul. Itu dia tiga rencana Wuling Indonesia di 2019, good luck Wuling semoga tahun depan target penjualannya tercapai!