KENDARA.ID – Jika kalian sedang memantau tren otomotif global, ada kabar super menarik dari India. Pasar kendaraan listrik (EV) di sana tampaknya bakal semakin gemuruh dalam kurun waktu 6 hingga 9 bulan ke depan.
Sebab, tiga pabrikan raksasa yang menguasai jalanan India sudah bersiap. Maruti Suzuki, Tata Motors, dan Hyundai akan segera meluncurkan rangkaian mobil listrik baru di India. Mulai dari segmen MPV keluarga hingga SUV tangguh, semua siap beralih ke tenaga setrum. Menariknya, estimasi harga mobil-mobil ini cukup kompetitif, yaitu berkisar antara Rs. 12 lakh hingga di atas Rs. 20 lakh.
Penasaran apa saja amunisi baru mereka? Mari kita bedah satu per satu!
1. Maruti Suzuki ‘YMC’: MPV Listrik 3 Baris Berjiwa SUV
Maruti Suzuki ternyata tidak mau buang waktu setelah sukses meluncurkan e Vitara. Kini, mereka langsung tancap gas menggarap proyek EV kedua yang diberi kode rahasia ‘YMC’.
Bagi kalian, para pengendara yang butuh mobil keluarga besar namun tetap ingin tampil gagah, model ini patut ditunggu. Berdasarkan tangkapan kamera saat uji coba, EV ini akan berwujud MPV tiga baris. Namun, tampilannya didesain tangguh ala SUV yang mirip dengan template Suzuki Invicto.
Secara performa, Maruti YMC diprediksi hadir dalam dua opsi varian:
-
Varian Base: Menggunakan motor listrik depan bertenaga 142 hp dan torsi 193 Nm, serta didukung baterai LFP 49 kWh.
-
Varian Tertinggi: Memiliki tenaga lebih besar yaitu 172 hp dan torsi 193 Nm, dengan baterai LFP 61 kWh. Jarak tempuhnya diklaim sanggup mencapai 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
2. Tata Motors: Duet Maut Sierra.ev dan Safari.ev

Pabrikan lokal kebanggaan India, Tata Motors, juga tidak mau kehilangan takhta. Oleh karena itu, mereka langsung menyiapkan dua jagoan sekaligus untuk menyasar segmen SUV premium.
Jagoan pertama mereka adalah Sierra.ev. Mobil ini dijadwalkan debut pada 30 Juni dan mulai dijual resmi pada bulan Juli mendatang. Menariknya, penantang Hyundai Creta EV ini bakal dibekali opsi penggerak roda belakang (RWD) dan penggerak semua roda (AWD). Keunggulan utamanya adalah jarak tempuh fantastis hingga 600 kilometer, suspensi belakang independen, serta fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang bisa mengubah mobil menjadi power bank berjalan.
Selanjutnya, Tata akan melepas Safari.ev sekitar bulan Oktober untuk menjegal Mahindra XEV 9S. Mengingat dimensinya yang besar, Safari.ev diprediksi akan berbagi platform baterai dan mesin tangguh yang sama dengan Harrier.ev.
3. Hyundai ‘He1i’: SUV Futuristis dengan Sentuhan Piksel

Tidak mau kalah start, Hyundai juga menyiapkan strategi jitu untuk awal tahun 2027. Mereka sedang menyiapkan SUV listrik kelas bawah (entry-level) berkode ‘He1i’.
Bagi kalian, para pengendara yang menyukai estetika modern, siap-siap terpikat oleh desain eksteriornya. Mobil ini memiliki bentuk serba mengotak yang futuristis. Selain itu, tampilannya semakin manis berkat aksen lampu ikonik yang terinspirasi dari detail piksel pada area depan dan belakang.
Kemudian pada bagian kabin, Hyundai memperkenalkan bahasa desain interior yang benar-benar baru dan minimalis. Area kokpitnya akan didominasi oleh dua layar masif, yaitu:
-
Layar sentuh infotainment berukuran 12,9 inci.
-
Panel instrumen digital berukuran 9,9 inci.
Untuk urusan daya, Hyundai mempercayakan baterai sel LFP yang disuplai langsung oleh Exide Energy. Varian tertingginya ditargetkan mampu menjelajah antara 375 hingga 400 kilometer.
Apa Kata Pihak Pabrikan?
Catatan Redaksi: Hingga artikel ini diturunkan berdasarkan laporan resmi dari gaadiwaadi.com, pihak manajemen dari Maruti Suzuki, Tata Motors, maupun Hyundai India memilih untuk tidak merilis pernyataan kutipan langsung (direct quote) dari petinggi mereka di dalam press release resmi ini demi menjaga kerahasiaan detail final sebelum peluncuran global.
Namun, melihat pergerakan masif ini, jelas sekali bahwa para raksasa otomotif ini sedang bertaruh besar pada ekosistem elektrifikasi massal di Asia Selatan.
Bagaimana menurut kalian, para pengendara? Apakah model-model SUV dan MPV listrik tangguh di atas juga cocok untuk mengaspal di jalanan tanah air? Tulis pendapat kalian di kolom komentar, ya!






