KENDARA.ID – Halo Para pengendara yang haus akan kecepatan! Ada kabar yang dijamin bakal bikin bulu kuduk kalian merinding nih.
Kalian pasti tahu BMW M1, kan? Si mobil sport legendaris berbentuk wedge (baji) yang mesinnya ditaruh di tengah (mid-engine). Meski usianya sudah hampir setengah abad, pesonanya ternyata belum pudar. Bahkan, para bos besar BMW sendiri mengaku belum bisa move on dari mobil ikonik ini!
Dilansir dari media Motor1, divisi performa tinggi BMW kedapatan sedang menebar kode keras. Mereka secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk melahirkan kembali sang legenda di era modern.
Bos BMW M: “Saya Ingin Sekali Membuatnya”

Keinginan ini bukan sekadar rumor burung di kalangan komunitas mobil. Frank van Meel, selaku Bos BMW M, mengungkapkan langsung isi hatinya dalam sebuah wawancara dengan BMWBlog.
“Saya jatuh cinta dengan M1 yang asli, dan saya akan sangat senang untuk membuat yang baru,” ujar Frank van Meel.
Pernyataan ini bukan romansa sepihak. Oliver Heilmer, yang menjabat sebagai Kepala Desain M (M Design), juga menyuarakan sentimen yang sama. Tampaknya, dari meja desainer hingga jajaran eksekutif, semuanya punya mimpi yang sama: melihat penerus BMW M1 kembali mengaspal di jalanan.
Hampir Rilis di Tahun 2022, Tapi Digagalkan oleh SUV
Tahukah kalian, para pengendara, bahwa BMW sebenarnya sudah nyaris merilis penerus M1 beberapa tahun lalu?
Pada tahun 2019, BMW memperkenalkan mobil konsep bernama Vision M Next Concept. Mobil ini dirancang sebagai hypercar plug-in hybrid bermesin 4-silinder dengan semburan tenaga mencapai 600 daya kuda.

Steve Saxty, seorang penulis dan sejarawan BMW, membeberkan fakta menarik bahwa proyek tersebut sebenarnya sudah hampir matang.
“Mobil itu sudah 95 persen selesai,” ungkap Steve Saxty.
Sedianya, mobil tersebut dijadwalkan meluncur pada tahun 2022. Namun sayangnya, BMW mendadak putar setir. Mereka memilih fokus mengembangkan SUV bongsor BMW XM dan memasarkannya sebagai “penerus spiritual” M1. Hasilnya? Pasar berkata lain. BMW XM kurang sukses di pasaran, bahkan varian basisnya harus disuntik mati pada tahun 2026 ini.
Apakah Bakal Segera Terwujud?
Meskipun Frank van Meel dan timnya sangat menggebu-gebu, kalian, para pengendara tampaknya harus sedikit menahan ekspektasi. Motor1 memberikan catatan realistis bahwa mobil supercar mid-engine baru tampaknya tidak akan hadir dalam waktu dekat.

Mengembangkan mobil sport murni berbiaya raksasa dengan volume penjualan yang sedikit dinilai kurang masuk akal secara bisnis saat ini, terlebih di tengah ketidakpastian industri otomotif global.

Namun, setidaknya kita tahu satu hal: api cinta BMW terhadap M1 belum padam. Jadi, mari kita kawal terus perkembangannya!






