KENDARA.ID – Gelaran Auto China 2026 di Beijing baru saja dikejutkan dengan gebrakan besar dari salah satu raksasa otomotif Tiongkok, Changan Group. Tidak tanggung-tanggung, mereka resmi memperbarui strategi global mereka lewat Vast Ocean Plan 2.0 sekaligus memamerkan kecanggihan teknologi BlueCore Hybrid generasi terbaru.
Langkah ini mempertegas posisi Changan yang tidak lagi cuma sekadar “ekspor mobil,” tapi ingin benar-benar menancapkan kuku secara lokal di berbagai belahan dunia. Buat kalian yang penasaran apa saja poin menariknya, yuk kita bedah satu per satu!
Strategi “1+4+4+5”: Ambisi Menjadi Pemain Global Utama
Changan Group kini bergerak dengan peta jalan strategis yang disebut “1+4+4+5”. Intinya, mereka menargetkan pertumbuhan penjualan di luar negeri hingga lima kali lipat pada tahun 2030. Lewat Vast Ocean Plan 2.0, Changan ingin bertransformasi dari sekadar eksportir menjadi operasi global terintegrasi.
Artinya, mereka akan fokus pada manufaktur, penjualan, investasi, hingga layanan purna jual yang lebih sistematis di tiap negara. Targetnya pun ambisius: mencapai penjualan internasional sebesar 1,5 juta hingga 1,8 juta unit pada tahun 2030!
BlueCore Hybrid: Konsumsi BBM yang Bikin Geleng Kepala

Bagi kalian pecinta efisiensi, teknologi BlueCore Hybrid terbaru yang disematkan pada EADO generasi keempat dan CS75 PLUS ini bakal bikin jatuh hati. Teknologi ini dibangun di atas arsitektur cerdas iDE-H yang mengedepankan tiga aspek: efisiensi, performa, dan kekedapan.
Berikut adalah beberapa angka impresif dari hasil pengujiannya:
-
EADO BlueCore Hybrid: Mencatat konsumsi BBM minimum hingga 1,6 L/100 km.
-
Jarak Tempuh: Bisa mencapai 1.500 km dalam sekali pengisian penuh!
-
Durabilitas: Mesin ini sudah melalui uji jalan sejauh 2 juta kilometer dan uji bench selama 20.000 jam.
Untuk model CS75 PLUS, Changan memberikan sentuhan mewah dengan suspensi peredaman berkelanjutan (CDC) yang biasanya hanya ada di segmen premium. Jadi, kalian tetap bisa berkendara dengan stabil namun tetap irit dengan konsumsi BBM di kisaran 3 L/100 km.
Tujuh Pilar Pembaruan Strategi Changan
Untuk mencapai target besar tersebut, Changan fokus pada tujuh area peningkatan:
-
Teknologi: Menggabungkan BlueCore Hybrid dan solusi energi cerdas.
-
Produk: Beralih dari “China-centric” menjadi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal tiap wilayah.
-
Merek: Memperkuat kepercayaan pengguna global.
-
Kemitraan: Memperluas kerja sama teknologi dan manufaktur.
-
Investasi: Fokus pada R&D dan ekosistem layanan.
-
Layanan: Purna jual yang lebih responsif.
-
Tim: Membangun tim internasional yang paham pasar lokal.
Masa Depan Logistik dan Mobil Listrik Mewah

Tak hanya mobil penumpang, Changan melalui brand KAICHENG juga memperkenalkan Robovan, sebuah kendaraan logistik tanpa awak. Kendaraan otonom ini dirancang untuk pengiriman last-mile yang aman di tengah kemacetan kota.
Selain itu, brand premium mereka, AVATR, menampilkan mobil konsep VISION XPECTRA dengan filosofi Emotive Luxury. Sementara brand DEEPAL membawa jajaran model terbarunya seperti L06 Max dan S60 Max yang semakin memperkaya pilihan kendaraan energi baru (NEV) bagi kalian semua.
Dengan langkah masif ini, Changan Group membuktikan bahwa mereka siap menjadi pemimpin mobilitas cerdas di kancah internasional. Bagaimana menurut kalian, para pengendara? Apakah teknologi BlueCore Hybrid ini bakal jadi standar baru di pasar Indonesia nantinya?
Pantau terus update otomotif terkini hanya di Kendara.id!




