First Drive: Mazda CX-30

Segmen crossover sangat ramai di Indonesia. Maka dari itu, PT Eurokars Mazda Indonesia ikut menghadirkan sebuah Crossover yang berbasis dari Mazda3, yaitu Mazda CX-30. Bagaimana impresi First Drive Kami? Simak artikel berikut!

Sebelum membahas rasa berkendara, mari kita bahas desain eksterior dan interiornya terlebih dahulu. Dari luar, ia memang tidak seperti Mazda3 yang dramatis. Namun, CX-30 tetap terlihat cantik untuk sebuah crossover. Kesan gagah juga terlihat karena adanya overfender berwarna hitam dan ground clearance yang terlihat tinggi. Ada satu hal unik yaitu pada bagian lampu sein. Ia berkedip secara gradual atau yang Mazda sebut seperti Heartbeat.

Interior kurang lebih masih sama dengan Mazda3. Perbedaan yang terlihat hanya ada di A/C Vent, desain dashboard bagian atas, dan warna interior. Kualitas? tetap oke punya dong!

Oke saatnya berkendara. So far rasanya masih sama dengan Mazda3, senyap dan sangat refined. Suara luar sayup-sayup terdengar begitu juga dengan suara mesin SkyActiv-nya. Nah, perbedaan terasa ketika melewati jalan tidak rata atau polisi tidur. CX-30 memiliki bantingan yang lebih empuk ketimbang Mazda3. Meskipun begitu, handling tetap tajam dan tetap terasa sporty seperti Mazda yang semestinya.

Kesimpulan? Mazda telah berhasil membuat crossover yang terenak di kelasnya. Secara desain ia juga yang paling cantik. CX-30 dijual dengan 2 varian, Touring dan Grand Touring. Harga? 478 juta rupiah dan 518 juta rupiah (warna Soul Red Crystal dan Machine Grey tambah 4 juta rupiah).