Honda CR-V Facelift Rilis Bulan Ini, Ada Honda Sensing?

SUV ini akan dilengkapi berbagai fitur baru, termasuk fitur keselamatan aktif Honda Sensing.

KENDARA.ID – Honda CR-V memasuki generasi kelima pada April 2017 di Indonesia dengan ubahan terbesar di dua aspek: mesin 1.500 cc turbo dan kapasitas 7 penumpang. Resep tersebut terbukti membuatnya awet memimpin segmen medium SUV hingga saat ini. Saat ini, sudah nyaris 4 tahun mobil ini tidak mengalami perubahan. Kabar berhembus bahwa CR-V facelift 2021 akan diluncurkan di Indonesia pada IIMS Virtual Expo pada 18 Februari mendatang.

Pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada 2019 lalu, CR-V facelift mulai dijual ke berbagai negara-negara Asia dan Eropa sepanjang 2020. Diduga kondisi pandemi membuat Honda Prospect Motor selaku APM Honda di Indonesia untuk menunda semua peluncuran produk ke tahun 2021.

Secara kosmetik, ubahan yang diberikan pada CR-V facelift versi internasional mencakup bumper dan gril depan yang dibuat lebih ‘heboh’, pelek dengan desain baru, lampu belakang yang serupa namun dengan efek smoked pada mika, dan bumper belakang yang menyesuaikan ubahan bumper depan. Sementara pembaharuan pada interior tidak terlalu banyak.

Nah, foto-foto yang beredar di media sosial lewat akun Instagram @indra_fathan membuktikan bahwa ubahan eksterior CR-V facelift versi Indonesia serupa dengan versi internasional. Selain itu, foto yang beredar juga menunjukkan adanya radar di gril depan yang berfungsi untuk mendukung fitur keselamatan aktif Honda Sensing yang terdiri dari adaptive cruise control, lane keep assist, autonomous emergency braking dan lainnya.

Menurut informasi yang kami dapatkan, CR-V facelift tipe teratas memang akan mendapatkan Honda Sensing serta Honda LaneWatch, yang menggunakan kamera yang dipasang di spion sebelah kiri yang memungkinkan pengemudi untuk memantau blind spot secara visual lewat layar head unit ketika berpindah jalur.

Masih untuk tipe teratas, dikabarkan juga ditawarkan dengan power back door plus hands-free kick sensor. Tak hanya itu, dikabarkan speedometer TFT LCD juga akan hadir menggantikan speedometer lama yang berupa layar digital monokrom.

Urusan mesin, diyakini tidak ada perubahan, tetap menggunakan mesin 1.498 cc 4-silinder VTEC Turbo dengan tenaga maksimum 190 PS dan output torsi maksimum 240 Nm yang disalurkan melalui transmisi CVT ke roda depan. Begitu juga susunan tipenya yang tidak berubah, yaitu 2.0, 1.5 turbo dan 1.5 Prestige turbo.

Nah, kira-kira apakah harganya akan naik banyak? Kita lihat dua minggu lagi.